CERITAXEX GOYANGAN MANTAN YANG MENGGAIRAHKAN

CERITAXEX GOYANGAN MANTAN YANG MENGGAIRAHKAN

CERITAXEX GOYANGAN MANTAN YANG MENGGAIRAHKAN – Namaku Tomi, Aku asli anak kampung lahir di lereng pegunungan Di bandung Barat. Aku ingin menceritakan kisah nyata ini berawal sejak aku masuk PSD1 di Bandung, nama perempuan itu Melisa, Ia berasal dari Riau yang di kirim orangtuanya ke Bandung untuk menuntut Ilmu.

Singkat cerita setelah kenal kurang lebih 3 bulan, Aku dengan Melisa pulang dari kuliah bareng, sebelum pulang Melisa memintaku untuk mencium keningnya jelas aku cium keningnya karena aku cinta, Setelah aku cium keningnya aku aku ingin pulang, tiba-tiba Melisa memanggilku,

“Tomi.. sini bentar” memanggilku untuk menghampirinya.

“Kedalam aja yuk, didalam nggak ada siapa-siapa” aku diam saja dan masuk.

Dia tinggal dirumahnya bertiga dengan kakak dan adiknya, aku di persilahkan duduk dan Melisa berkata,

“Sebentar yah aku gant baju dulu” 3 menit kemudian Melisa datang dengan membawa air minum dan duduk disampingku, Kemudian dengan sedikit keberanian saya mencium bibirnya, dia hanya tertunduk malu sambil berkata,

“Ichh.. Tomi jangan gitu ahh” dan pipinya memerah menambah kecantikannya.

“Melisa,, kamu cantik deh kalau pipi kamu merah..” lalu Melisa menyubit pas di kemaluanku,

“Aduh sakit donk” kemudian Melisa langsung menyentuh kemaluan ku dan berkata,

“Coba ku lihat” sambil membuka resleting celanaku.

“Jangan ahh malu” kataku.

Tanpa memikirkan hal apapun aku membiarkan kemaluanku di lihat oleh Melisa, Ia berkata,

“Wahh gede bengkok lagi” ku jawab,

“Kamu mau?” tanpa menjawab ia merebahkan badannya di kursi panjang tempa aku duduk, dan tanpa berpikir panjang aku menindihnya, aku ciumi dia, aku buka kancing bajunya dan juga bhnya.

Susunya masih kecil seukuran dengan kepalan tanganku. Aku jilati putingnya yang masih kecil. lama-kelamaan putingnya semakin mengeras dan kepalaku semakin ketekan payudaranya,

“Terus Tom.. terus tom.. enakk.. sekali tom” dan terdengar desaha kecil

“aachh” barenang itu pula saya ingin kebelakang, karena aku kebelet pipis,

aku berbisik,

“Ehh kamar mandi dimana?” dia menjawab sambil mengangkat tangannya menunjukkan arah.

CERITAXEX GOYANGAN MANTAN YANG MENGGAIRAHKAN

“Kesitu.. lurus aja dia disebelah kanan” tanpa berpikir panjang aku langsung lari ke kamar mandi

Ternyata Melisa mengikuti dari belakang, lalu masuk ke kamar andi dan bertanya sambil melihat kemaluanku,

“Tom.. kamu kok tiba-tiba lari kenapa?” aku hanya diam dan aku tak tahu apa yang terjadi

Kemudian Melisa membuka baju dan bh nya yang sudah kubuka tadi.

“Mandi ah..” Melisa bilang, tanpa rasa malu dia membuka seluruh pakaiannya didepanku dan digantungkannya di paku dinding kamar mandi,

Aku berpikir,

“Apa yang sedang aku lakukan?” Melisa dengan tiba-tiba dengan bernafsu mencium bibir dan leherku, serta tangannya yang terus mengocok kemaluanku yang dari tadi nongol dari resleting yang belum aku tutup.

Tangan Melisa yang sebelah kiri menyentuh pundak aku dan tangan yang sebelahnya lagi menuntun penisku yang tadi di kocok untuk dimasuk kan dalam vaginanya.

Ia berbisik ke padaku,

“Tom.. kok nggak masuk-masuk”

“Nggak tahu atuh, aku nggak bisa masukin, kayaknya terlalu sempit nih”

“Kita pindah ke kamar aja yuk, biar nggak susah”

Saat kami menuju kamar kami dikejutkan dengan suara bel

“Ding dong” kami kagetnya minta ampun, jantung rasanya nggak karuan.

Kami berdua saling bertatapan, kemudian dengan spontan Melisa mengambil pakaiannya yang di gantung tadi, aku lari ke depan untuk membuka pintu ternyata yang datang orangtuanya. Pas buka pintu kakaknya langsung bertanya,

“Dimana Melisa, kok dari tadi ngebel nggak dibuka pintunya, lagi pada ngapain sih kalian?

“Dari tadi Melisa di belakang, aku disini dan Ia meminta ku untuk membua pintunya, maaf kan aku kak, karena aku hanya tamu disini jadi tidak ada hak untuk membuka pintu jika tidak ada izin dari tuan rumah, dan aku kira tadi bukan kakak, jadi tidak aku buka”.

Kemudian kakaknya masuk sambil berkata.

“Ah.. dasar kamu pintar cari alasan”.

CERITAXEX GOYANGAN MANTAN YANG MENGGAIRAHKAN

Setelah itu Ibu melisa bertanya asal usul orangtua, pekerjaan orangtua, rumah, dan aku jelaskan semuanya, aku di Bandung sejak masuk SMP

Kemudian terdengan suara ibunya memarahi Melisa,

“Ngapain kamu pacaran sama anak kampung gitu.., mau di kasih makan apa kamu sama ia, pokoknya mama nggak setuju kalau kamu berhubungan sama dia”. Beberapa menit kemudian Melisa datang dengan mata berkaca-kaca, tanda mau menangis dan ia meminta aku untuk meninggalkan rumah itu.

Tidak banyak ngomong aku langung pulang tanpa pamt dan aku mengerti, aku mendengar apa yang ibunya katakan.

Waktu itu menjelang pukul 18:00, aku pulang kerumah dengan banyak pikiran dan pertanyaan, mengapa hal ini terjadi padaku?

Tiba-tiba terdengar ketukan pintu sambil mengucapkan , “Salam” dalam pikiranku saya hafal suara itu, “Pas aku buka ternyata Melisa datang dengan wajah dan rambut lusuh di basahi dengan keringat dan air mata, kemudian tanpa banyak bicara aku peluk, aku cium keningnya dan meminta dia untuk menceritakan kenapa dia bisa begini.

Sambil tersedu-sedu Ia menjelaskan semuanya, ternyata dia barusan saja bertengkar dengan ibunya, dan ia minta izin untuk tidur dirumah temannya yang bernama Wiwik. Jika orangtuanya telepon bilangin Dia ada sama kamu, tapi sudah tidur yah, padahal sebenarnya Melisa dirumah aku

Kemudian aku siapkan air, aku bikinin nasi goreng dan aku siapkan juga baju piyama,

Kami makan nasi goreng ym lalu Melisa mengeluarkan air mata lagi, aku berkata,

“Sudah dong ah, jangan nangis lagi..” lalu Melisa berkata..

“Tom.. aku minta maaf kalo tadi omongan orangtua ku kasar tadi siang”.

Aku berkata,

“Walaupun aku marah sama orangtua kamu, tapi kalau melihat kamu senyum nggak bisa marah loh” sambil sedikit merayu.

Disaat pukul 21:00, kita berdua pergi kekamar , Melisa memintaku untuk memeluknya dan berkata,

“Tom.. apa yang bisa membuat kamu percaya bahwa aku betul-betul sayang sama kamu?” lalu aku berkata,

“Kita ngewe sekarang? kalau kamu mau aku akan percaya”.

CERITAXEX GOYANGAN MANTAN YANG MENGGAIRAHKAN

Setelah permintaan itu Melisa hanya diam sajam tanpa banyak omong aku pegang payudaranya, kemudian aku buka kancing baju piyamanya serta celana dalamnya.

Melisa pasrah dengan apa yang aku lakukan, kemudian aku mengulangi yang siang tadi aku lakukan. Aku hisap puting payudaranya, kemudian aku mainkan dengan lidah, lalu menyusuri perut, tali pusar hingga ke vaginanya.

Dia tertawa manja sambil memanggil,

“Tom geli Tom.. kamu apa-apaan geli ah” aku berhenti sebentar dan aku tatap matanya yang penuh gairah, lalu aku berkata,

“Tapi kamu suka kan?” ia cuma mengangguk tersenyum.

Aku jilati daging yang ada didalam bibir vaginanya yang sempit itu. Ia semakin ganas dan liar, dengan keras ia mendorong kepalaku ke dalam sambil menikmati jilatan lidahku.

Lalu Melisa memintaku untuk memasukkan penisku ke dalam vaginanya, kemudian aku membuka celana dan celana dalam, aku berikan penisku ketangan Melisa lalu dia memasukkan penisku ke vaginanya.

Awalnya susah masuk, tapi atas jerih payah kami akhirnya masuk

“Blessh” terdengar sedikit rintihan Melisa.

“Sakit tomm.., sakit” aku berpikir,

“Baru setengah yang masuk sudah begini. bagaimana kalau semuanya masuk”

Kemudian aku perlahan menaik turunkan pinggangku , sambil memasukkan penisku lebih dalam lagi, tidak terdengar rintihan lagi hanya , hanya bisikan mesra yang meminta agar aku memperdalam sodokanku, saking begitu nikmatnya nikmatnya Melisa memejamkan kedua matanyam dan memintanya lebih dalam lagi.

“Tom.. terus tom.. lebih dalam lagi.. terus..” beberapa saat kemudian terasa badanku hanya mengejang dan aku memeluk tubuhnya, tiba0tiba mata nya terbuka dan bertanya,

“Ada apa tom.. kok kamu berhenti.. eh.. apa ini, kok serapa ada yang menembak didalam vaginaku gung”, lalu dia berkata lagi

“Tom.. tapi nikmat terusan dong.. ayo dong” kemudian aku mencoba untuk mengangkat penis tapi terasa ngilu sekali sampai nyengir,

Melisa bertanya,

“Tom.. kenapa sakit?”

CERITAXEX GOYANGAN MANTAN YANG MENGGAIRAHKAN

“Enggak kok..” aku mulai menaik turunkan pinggang untuk melanjutkan permainan walaupun ada rasa ngilu.

Beberapa menit ia memintaku untuk mempercepat sodokanku,

“Cepatin dikit..” sambil memegang pantatku dan akhirnya ia mengejang kurang lebih 6 detik sambil memeluk erat badan aku dan melepaskan nafas yang sepertinya tertahan dari tadi,

perasaan lemas dan ada sesuatu yang sepertinya membuat aku menyesal, tapi apa yah apakah karena aku telah melakukan ini atau ada perasaan takut?

Akhirnya kami tertidur lelap, pagi harinya setelah kami mandi kemudian sarpan dan bersiap-siap berangkat kekampus. Melisa di beritahu bahwa dirinya telah di jodohkan oleh orangtuanya dengan anak pengusaha

“Tom.. aku betul-betul minta maaf ya, bukan maksud ku untuk menyakitimu, karena setelah kuliah nanti , mungkin kita tidak akan bertemu lagi, aku harus kembali ke kotaku untuk menikah dengan pilihan orangtua ku”.

Waktu itu juga aku seperti tidak ada tenaga, lemas, menyesal campur marah. Aku menangis dan berkata,

“Mengapa Sayang, mengapa kau lakukan ini semua? kalau seandainya aku tahu kamu sudah di jodohkan dengan pilihan orangtua kamu, aku tidak akan menyentuh bahkan tidur dan melakukan diluar btas kewajaran dengan kamu? apa yang harus kulakukan?”

Dia menjawab dengan berlinang air mata,

“Tom.. aku sayang sama kamu.. aku rela perawanku udah sama kamu dan aku bangga bisa memberikan sesuatu yang berharga kepada orang yang kucinta dan kusayang, aku mohon setelah kejadian ini kamu bisa melupakanku, waktu semalam aku kan bertanya apa yang membuat kamu percaya kalo aku sayang sama kamu, kamu yang menginginkan ini seua kan?”

“Tapi kenapa kamu tidak bilang kalo kamu sudah di jodohkan dengan rang kaya pilihan orangtuamu?”

“Pokoknya kamu tenang aja tom, aku sekarang juga akan berusaha untuk melupakan mu kok, Izinkan aku untuk pergi, aku mau pulang sekarang”. aku tidak menjawab, ia mencium bibir aku dan berkata,

CERITAXEX GOYANGAN MANTAN YANG MENGGAIRAHKAN

“Aku sayang kamu kok”

“Jika kamu sayang, tinggallah bersamaku” Melisa tersenyum manja dan berkata,

“Kalau aku menikah dengan kamu.. kamu kasih aku makan apa..” Melisa memancing supaya aku membencinyam tapi aku nggak bisa , hanya menangis , dan ia duduk dan berkata lagi.

“Maafkan aku tom.. bukan itu masalahnya.. bukan kamu mau kasih aku makan dan kau yakin dan percaya kalau kamu bisa membahagiankan aku, tapi yang jadi tujuan hidup aku, aku ingin membahagiakan orangtuaku, biarlah aku berkorban, walaupun kita melanjutkan hubungan kita ini tanpa restu orangtua, pasti kita tidak akan bahagia.

Author: Cerita XEX

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *