CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL– Namaku Iwan, seorang spesialis kandungan dirumah sakit negeri di kota Medan. Umurku 33 tahun tapi aku belum nikah,jangan salah bukan karena aku tidak ganteng tapi pacarku sedang menyelesaikan s3nya di amrik, makanya nungguin dia selesai dulu. Tinggiku 178 cm karena hobiku juga main basket, kulit putih, dan wajah yang bikin cewek ngejar-ngejar aku. Dengan punya pacar bukan berarti aku engga dengan yang lain. Terus terang aku punya beberapa rekan dokter cewek . Tentu saja yang aku pilih bukan asal sembarangan harus lebih muda dan cantik.

Sebenarnya sudah banyak yang mencoba menarik hatiku tapi sejauh ini aku belum mau serius dan kalau bisa aku manfaatin selama jauh
dengan pacarku. Sudah banyak yang aku perdaya tapi.. ada satu orang yang membuatku sangat penasaran. Namanya Maya, umurnya 23
tahun, dia anak kos as dari perguruan tinggi negeri di kota yang sama. Kebetulan aku jadi residennya.

Wajah cantiknya dan tatapannya teduh, dia juga berjilbab lebar berbeda dengan anak lainnya, walaupun affairan akupun sebenarnya ada
juga yang berjilbab, tapi tidak seperti dia. Tingginya sekitar 165 cm, dengan tubuh yang padat tidak kurus dan tidak gemuk, sesuai seleraku.
Jilbabnya pun tidak mampu menutupi lekukan dadanya, aku taksir kalau tidak salah 36B mungkin 36c. Tutur katanya yang lembut dan halus
benar-benar membuatku terpesona. Apalagi dia sangat menjaga pergaulan. Sesekali aku coba berusaha bicara dengannya tapi dia selalu me-
nundukkan wajahnya setiap berbicara denganku. Dia pun tidak menyambut tanganku ketika aku ajak bersalaman. Kulit putihnya sangat
halus ketika aku coba perhatikan pipi dan ujung tangannya, tahi lalat di atas bibir semakin menambah kesan manisnya.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

“Maya.. kita makan bareng yuk, aku yang traktir”. ujarku berusaha membujuk untuk bisa pergi bareng.

“Terima kasih dok.. saya dengan teman-teman saja”. ujarnya halus.

“Jangan panggil Dok.. panggil Kak saja.”

“Baik Dok..eh..kak, tapi terima kasih tawaran ajakannya aku bareng teman saja..”.

“Kalau begitu ajak sekalian temanmu”.setengah berharap dia mau menerima.

“Terima kasih Dok..eh kak, nanti merepotkan teman-temanku makannya banyak lho”. sahut dia sambil tetap menundukkan kepalnyanya.

Kadang gurauan ringan itu yang tidak pernah aku dapatkan dari pacarku atau rekan teman kerjaku. Aku tersenyum kecil mendengar alasan
nya yang sangat lucu.. humoris juga dia,

“baiklah..mungkin lain kali”kataku.

“Oh ya, jika ada apa-apa masalah kerjaan jangan malu buat bertanya ya, nanti aku bantu” aku masih berusaha mencari celah.

“Terimakasih pak ehh kak.. saya pamit” sambil berlalu.

Aku perhatikan dari belakang, roknya yang juga lebar tidak bisa menutupi lekukan pantatnya yang bergoyang mengikuti langkah kakinya.
perfect.. aku menggeleng.

Dia berbeda sekali dengan nita anak 2 tahun lalu yang pernah ku perawani. Sama-sama berjilbab walau tak selebar dia. Nitapun awalnya agak
jual mahal… walau aku tau dari cara memandangnya dia suka aku. Dengan beberapa rayuan akhirnya aku bisa memerawani dia di sebuah hotel.
Tidak dengan paksaan. Affair kita berlalu dengan selesainya masa koas dia, juga karena tida tahu aku punya affair juga dengan temannya. Dia
berbeda sekali, sulit untuk menaklukannya. Setiap aku melihat dia selalu aku lihat setiap geriknya, senyumannya, tawanya, selalu terbayang.
Saat aku sedang melamun tiba-tiba dari arah belakangku ada yang memeluk dan terus menarikku,

“Ngelamun nih..” dengan suara yang diparaukan.

“Mhh..Rasya..kamu nih ganggu saja” sambil melepaskan pelukan dia.

“Kamu sekarang jarang keruanganku lagi” rengeknya.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Rasya ini dokter disini, umurnya sekitar 27 tahun dan sudah bersuami. Sayangnya suaminya bekerja di lepas pantai sehingga jarang bertemu
dan memberikan nafkah bathin padanya. Memang aku sering keruangannya dulu.. sekedar bercumbu dengan bumbu oral yang bisa membuat
melayang. Tapi kami tidak pernah sampai melakukan jauh karena dia pun tidak mau, ya aku pun memaksa. Tidak semua affairku selalu ku
tiduri yang penting ada penawaran rindu dan bisa memuaskan walau tidak sampai melakukan hubungan seksual.

“Aku sibuk Rasya.. banyak yang melahirkan juga jadi residen” ujarku sambil memegang pinggangnya.

“Tidak ada waktu untuk aku?..sebentar saja..” lalu dia memagut bibirku dan selanjutnya kamipun bercumbu.

Satu persatu aku buka kancing blousenya aku temukan dua gunung kembar yang jarang dijamah pemiliknya. Aku cumbu dan ciumi dengan
lembut. Tapi..sepintas aku ingat Maya lagi dan akupun menghentikan aktifitasku.

“Kok berhenti..” Rasya pasti sudah mulai terangsang.

“Maaf Rasya.. aku gak konsen karna kerjaan..”

“Ya sudah..” ujarnya tersungut sambil mengancing kembali blousenya terus berlalu.

Sore itu aku sedang membantu persalinan, sengaja aku panggil Maya untum mendampingiku. Wajahnya senang sekali karena jarang mendapat
kan kesempatan untuk mendampingi dokter saat persalinan seperti ini. Tidak mungkin kan semua masuk, ya aku beralasan yang lain tunggu
giliran. Dia berusaha menjadi asistenku dengan baik, saat memberikan gunting aku sengaja pura-pura tidak tahu menyentuh tangannya. tapi
langsung dia tarik. Gagal lagi upayaku… tapi aku sudah senang dengan melihat wajahnya dari dekat selama persalinan itu. Sekeluar dari ruang
bersalin.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

“Terimakasih ya kak.. jarang ada kesempatan begitu..”.

“Kamu mau aku bikin begitu…” sambilku melirik seorang Ibu hamil yang kebetulan lewat.

“Yee.. ga lah, makanya cepet cari istri sana..” sambil tersenyum dan berlalu. Aku kaget..kok dia tau ya..

Sore itu langit mendung dan gelap sekali. Hujan mulai turun rintik-rintik, aku berlari ke mobil Fortunerku ke tempat parkir. Aku melihat Maya
berlari keluar sambil menutupi kepalanya dengan tas agar tidak terkena hujan, kesempatan..tin..tin.. aku klakson dia,

“Mau pulang?bareng aja yuk.. kayaknya mau hujan deras nih”selalu saja aku cari alasan.

“Terimakasih kak.. aku naik angkot saja..sudah biasa kok” katanya. hujanpun makin deras.

“Terimakasih kak, gak enak kalau dilihat orang bisa jadi fitnah”

mhh..gila..ini membuatku jatuh cinta sama dia, aku janji dalam hati, kalau bisa dapatkan dia aku putuskan semua affairku, aku benar-benar j
jatuh cinta pada dia. Tidak berapa lama hujan semakin deras, bahkan aku sulit melihat jalan saking derasnya hujan.

Keesokan harinya, aku membantu persalinan lagi dan aku mencari Maya.

“Maya tidak masuk hari ini dok” sahut rinda teman sekampusnya sambil membedong bayi.

“Dia sakit? aku mau minta tolong bantu persalinan lagi” kataku.

“Tidak tau dok.. saya tidak dapat kabarnya” sahutnya sambil melihatku dengan sopan.

Aku lihat Rinda manis juga, berjilbab lebar  sama dengan Maya, walau tidak secantik Maya, Rinda bisa juga dikatakan high quality. Tingginya
paling 155 cm atau 160 cm, tapi tubuhnya proporsional. Dadanya tidak sampai terlihat betul lekukannya seperti Maya, kulitnya kuning bersih,
kacamata yang dia kenakan semakin membuatnya lebih terlihat cantik. Aku pandangi seluruh tubuhnya, berbeda juga dengan Maya, dia tidak
sungkan untuk berbicara langsung dan melihatku, walaupun dia juga sama-sama menjaga pergaulan,

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

“Ya sudah kamu saja ya.. bantu persalinan..”

dia tersenyum senang.” Terimakasih dok…”.

Keesokan harinya aku masih belum menemukan Maya. Akhirnya aku dibantu Rinda lagi,

“Kamu ada nomor telepon atau kosnya Rin?”.

“Tidak dok..kita beda kos.. kenapa emangnya Dok?.”

“mhh atau dokter hihihi suka sama dia ya” sahutnya sambil tersenyum.

“tidak cuma dia itu cekatan dan pintar.. makanya saya suka sekali kalau diasisteni dia.. lagian juga dia ngga akan mau sama aku ini”.

“Iya dok.. banyak sudah yang mau dekatin dia.. tapi dia tidak mau.. dia mau selesaikan dulu kuliahnya..dia itu baik dan cantik lagi”. sambil
mengikuti langkahku ke ruang persalinan.

“Kamu juga cantik..” aku mulai mengeluarkan racunku, kalau ga dapet yang poin 9 ya 7 atau 8 juga tidak apa-apa. Yang penting aku pengen
sekali bisa memerawani wanita berjilbab lebar ini. Karena setauku mereka selalu menjaga diri dari pergaulannya. Tantangan tersendiri untuk
aku.

Rinda tidak menjawab, hanya tersenyum sambil menunduk,

Hari keempat baru kulihat Maya datang, namun tak seperti biasanya. Biasanya Maya selalu ceria, kali ini tidak. Wajahnya murung dan tatapan
nya kosong. Kulihat teman-temannya berusaha bertanya dan berkumpul disekitarnya. Entah apa yang mereka bicarakan terkadang Maya ter-
senyum walau getir.

Saat istirahat ku coba dekati,

“Kamu sakit Maya?”.

“Nggak kak” lemah sekali bicaranya.

“Kenapa kamu murung, ada masalah?”

“ah nggak kok” Maya mencoba tersenyum walau aku lihat tidak bisa menutupi kemurungannya.

“Ngga ada masalah cuma agak kurang sehat aja, maaf saya mau makan dulu kak” sambil berlalu meninggalkanku.

“Ya sudah kalau kamu ngga apa-apa, kalau kamu butuh bantuan jangan ragu minta tolong ke aku ya”.

“Iya terimakasih”.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Besoknya hari jumat aku berencana pulang agak cepat. Maksudku, aku mau tidur dulu sebelum agak malam nanti aku bangun dan pergi ke
Clubbing di club terkenal di kota ini. Ketika aku sedang membereskan buku dan berkas yang aku masukkan ke tas, tiba-tiba pintu kantorku
di ketuk,

“Silahkan masuk”.

“Maaf apa saya mengganggu kakak..” aku lihat sesosok wanita dengan kemeja pink berbalut blazer putih khas dokter, jilbab pink dan rok
putih. Cantik sekali dia terlihat. Wajahnya sambil agak menunduk walau dia coba beranikan diri melihat wajahku.

“Ada apa Maya, tidak mengganggu kok, saya sedang membereskan berkas” Ujarku santai.

“Ada yang bisa saya bantu?” ujarku lagi.

“Kakak besok ada acara?”.

Aku tersentak tumben sekali dia bicara ini,

“Tidak..tidak..ada apa? besok aku bebas kok” Aku melupakan janjiku untuk bertemu Dian, pasienku yang pernah aku tolong persalinannya.
Dia hamil oleh pacarnya, tapi kemudian pacaranya pergi dan tidak bertanggung jawab. Karena aku yang menolongnya hubungan kamipun
dekat, dan tidak perlu dijelaskan detail apa yang kami lakukan, karena bukan inti dari cerita ini,

“Saya mau minta tolong, besok aku mau pindah kos, apa kakak bisa bantu bawakkan barang”.

“Oh…tentu jam berapa?”

“Aku tunggu di kos ku ya kak jam 9, alamatnya aku tuliskan dulu” Maya pun menuliskan alamatnya di kertas diatas mejakju, aku terus me-
mandangi tanpa berkedip.

“Terimakasih kak, maaf sekali saya sudah merepotkan” sambil memberikan kertas kepadaku.

Sedikit nakal aku pura-pura tidak sengaja menyentuh tangannya. Lembut sekali dan.. tak seperti biasanya dia menarik tangannya, kali ini
dia membiarkan tanganku menyentuh tangannya.

Maya pun berlalu sambil meninggalkan gerak pinggul yang sangat menarik,

“Aku harus memilikinya”. Aku segera batalkan semua genda dan janjiku, aku segera tidur dan tak sabar menunggu hari besok, saat pertama
kali dengan dia,

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Besok harinya aku datang tepat waktu di alamat tyang sudah diberikannya. Sebuah rumah kos yang cukup lebar walau agak tua, bangunan
inti pemilik kos ada didepan, Aku lihat beberapa orang berkumpul di halaman depan juga Maya mengenakan jilbab putih, kemeja biru dan
rok panjang biru dongker.

“Kenapa pindah nduk… padahal ibu senang kamu disini, kamu suka bantuin ibu” kata seorang wanita berumur lebih dari separuh baya.

“Iya bu.. aku mau cari suasana lain aja, supaya aku bisa tenang bikin laporan”.

“Kalau kak Maya ngga ada, gimana kalau diantara kita ada yang sakit siapa yang mau bantuin?” seorang wanita muda yang aku tebak mahasiswi
juga menimpali.

Maya tersenyum sambil mengacak-acak rambut teman kosnya itu,

“Kamu boleh kok main kesana”.

“Bu kenaklan ini Dokter Iwan, yang bantuin saya pindahan”. sambil mengenalkan aku, tanpa sedikitpun mengenalkan aku pada seorang pria tua
yang ada disebelah ibu kosnya itu. Sama sekali wajahnya tidak bersahabat.

“Oala aku kira bojo mu nduk.. ganteng..” aku tersenyum dalam hati mendengarkan ucapan ibu kosnya itu.

“Ah ibu bisa aja..” Maya tersipu. Aku berharap itu menjadi nyata, dan tidak hanya menjadi pacarnya lagi tapi aku bisa mengambil semuanya dari
dia.

Semua temannya berusaha membantu memasukkan kardusnya ke dalam mobilku, tidak lama hanya 1 jam semua barang dimasukkan.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Kamipun segera pamit, pertama kali dia duduk bersebelahan denganku. Aku menancap gas setelah berpamitan dan melambaikan tangan dulu pada
Ibu kos dan teman-temannya, Wajah pria tua yang aku kira adalah suami dari ibukos itu masih tetap tidak bersahabat. Mataku coba melirik nakal
padanya, tatapannya kosong melihat pemandangan sekitar jendela. lekukan dadanya begitu nampak dan close up di hadapanku, napasnya naik
turun semakin membusungkan dadanya yang tertutup jilbab putihnya. Rok biru donkernya berbahan lembut, sehingga gampang jatuh, aku lihat
bagian tengah rok antara kedua pahanya jatuh sehingga menampakkan bentuk pahanya yang jenjang dan penuh. Maya masih menikmati pemanda-
ngan sisi jalan dan tidak sadar kalau aku memperhatikan bodynya. Aku memacu mobil menuju alamat yang sudah diberitahukan dia tadi.

Di perumahan itu, rumah type 21 yang dia tempati. Luas tanahnya masih sangat luas belum termaksimalkan. Sisi kanan kiri rumah masih kosong
dan membuat jarak dengan rumah disampingnya. Aku pun segera membantu menurunkan barang dan membereskan barang dirumah tersebut,
hanya berdua. aku pandangi wajahnya, perhatikan tiap lekuk tubuhnya yang membuat penisku tegang.

Sore itu aku mandi dirumah kontrakannya, aku tidak pernah lupa membawa alat mandi dimobilku. begitu juga Maya yang mandi sebelum aku,
meninggalkan bau harus menyengat dikamar mandi.

“Kak, makan malam disini saja ya, sudah aku masakkan” tawarnya.

“Baiklah, pasti masakannya enak sekali” timpalku, padahal aku masih ingin berlama-lama dengan dia

Selepas makan malam kami pun bercengkrama. Semua barang telah kami rapihkan bersama, hari itu aku habiskan waktu bersama,

“Akhirnya selesai juga ya Maya, capek juga ya”. sahutku mencoba mencairkan suasana, sambil duduk disebelahnya yang sedang mengupas mangga
untukku. Maya tersenyum manis sekali,

“Iya kak, kakak capek ya, mau aku suapin mangga?”.

Aku kaget dengan tawarannya aku berusaha tenang “boleh”.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Dia pun memberikan mangga yang ada ditangannya, dengan nakal aku coba melahap mangganya sampai kejarinya, sehinga bibirku menyentuh
jarinya. Dia tarik jarinya dari mulutku pelan sekali, sambil tersenyum

“Oh god..sweet” ujarku dalam hati.

“Mangganya manis… apalagi sambil lihat kamu”. aku memancing. Maya hanya tersenyum,,

“Mau lagi?” tawarnya, akupun mengangguk.

Suapan kedua ini jarinya lebih lama berada di dalam mulutku. Sengaja tidak aku lepaskan dan si empunya jari lentik itu tidak keberatan, dia
hanya menunggu. Tangan kiriku menyentuh tangan kanannya yang lembut itu, dia tidak menolak. Aku tempatkan telapak tangannya yang lembut
di pipiku, sambil menatap wajahnya. Wajahnya bersemu merah. Mata kami saling menatap, wajah kami semakin mendekat..dekat..dekat..sehingga
aku rasakan nafasnya menyentuh wajahku.Tangan kananku meraih dagunya yang lembut seolah tidak ada tulang di dagunya itu. Sedikit aku tarik
dagunya sehingga bibirnya terbuka, sengal nafasnya bisa aku rasakan. Ini mungkin rasanya seorang wanita muda yang pertama kali melakukan
kissing, wanita yang selama ini berusaha menjaga kehormatannya dan tidak pernah disentuh siapapun sebelumnya. Matanya terkatup, cantik
sekali dia malam ini. Aku pun mendekatkan bibirku dengan bibirnya, aku pagut lembut… dia tidak membalas juga tidak menolak. Kembali aku
pagut bibirnya, lembut dan manis kurasakan. ku pagut bibir atasnya dan bawah bergantian.

Kali ini dia merespon, dia membalas pagutanku dengan memagut bibirku juga. Pagutan kami semakin liar, aku pindahkan kedua tanganku di
samping wajahnya dengan posisi jari jempol menempel ke pipinya yang lembut. Keempat jariku berada dibawah telinganya yang masih tertutup
jilbab. Aku semakin menarik wajahnya mendekatiku, kecupanku semakin liar yang aku yakin membangkitkan gairahnya,

“Mmh..ummmm…aumm…” bergantian kami mengecup bibir kami.

Kini tangan kiriku melingkari leher hingga kepundak belakangnya, sedangkan tangan kananku menyusup melalui bawah jilbab putihnya yang
lebar kemudian mencari gundukan lembut tepat didadanya. Tangan kananku menyentuh sebongkah gundukan lembut yang masih tertutup
bra,

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

“Mhh.. payudara yang sangat indah” tanganku pun mulai melepas payudara itu.

“ehhhmmm..mhhmhh..mmhhhhh” Maya kaget dan mendesah sambil tetap berpagutan dengan bibirku.

Sekitar 2 menit meremas payudara kirinya, tangan kananku mencoba mencari kancing kemejanya. Dan kubuka satu demi satu hingga mening-
galkan beberapa kancing dibawahnya yang tetap terpasang. Tangan kananku lebih aktif lagi masuk kedalam kemejanya. benar saja, gundukan
itu sangat lembut, ketika kulit tanganku bersentuhan dengan kulit payudaranya yang halus sekali. Tanganku menyusup diantara bra dan payu
daranya, meremas lembut dan sesekali memilin putingnya yang kecil dan nampak sudah mengeras.

“mhh..ummmm..aahhh… mmhh..mmhhh…mhhh” mulutnya terus meracau mencoba menikmati setiap remasanku, matanya masih saja terpejam
seolah dia tidak mau melihat kejadian ini atau dia sedang berusaha benar-benar meresapi rangsangan yang kubuat ini.

Aku tarik pundaknya sehingga tubuhnya terbaring disamping kiriku, dan aku pun menarik bibirku dari bibirnya dengan sedikit suara kecupan yang
menggambarkan dua bibir yang sudah lengket dan sulit dilepaskan.

“Mhachh..aahhh..” wajanya memerah dan matanya masih terpejam, cantik sekali.

Kini tanganku mengangkat jilbabnya ke atas, memberikan ruang agar kepaku bisa masuk kedalamnya. Aku mencium bau harum dari keringat yang
mulai mengalir. Dalam keremangan aku melih leher jenjangnya yang putih dan halus, tanpa membiarkan waktu berlalu aku segera mengecupnya
lembut dan kecupanku semakin ganas di lehernya,

“aahhh…eengg..eehhhh…aaa hhh…” mulutnya tak berhenti meracau.

Tangan kanannya meraih belakang kepalaku dan menekankan kepalaku agar semakin menempel dilehernya, sedangkan tangan kirinya mendekap
punggungku. Untung jarak rumah ini dengan rumah sebelah lumayan jauh, sehingga desahan kami tidak terdengar oleh ruangan sebelah. Aku tidak
lupa meninggalkan cupang dilehernya, lalu ciumanku pun turun ke dadanya. Tangan kananku mencari sesuatu di balik punggungnya, ya kait bra.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Setelah aku dapatkan langsung aku lepaskan. Terlepaslah bra yang selama ini menutup kedua payudara indah Maya. Lalu tangan kananku menarik
bra ke atas ke leher Maya, sehingga terpampanglah dua gunung kembar yang sangat mengagumkan. Benar saja 36C. Aku mulai memcium payudara kanan Maya, aku lakukan masih didalam jilbabnya, dan akupun tidak melepaskan semua kancing kemejanya, sehingga tidak semua bagian tubuhnya terlihat. Namun, itu membuat sensasi percintaan semakin terasa, tangan kananku sibuk meremas payudara kanannya yang saat ini sudah terbuka,

“aaaahhh..jaj…ahh..mmhh..kak… aduuuh..mhh…” Maya tidak kuat menahan rangsangan ini, kepalanya menggeleng disamping kanan dan kiri, tangan kanannya yang masih berkaos kaki. tangan kananku menarik  roknya menyusuri betis yang tertutup kaos kaki panjang hampir selutut,
setelah itu tanganku menemukan kulit halus yang putih. Tangan kananku menyusuri paha kirinya dan membuat roknya terangkat sebatas perut.
tangan kananku membelai-belai paha kirinya dan ciumanku sekarang sudah mendarat di payudara kirinya,

“ahh..kaaakkk…kakaaa..ahh”. nafas Maya tersengal-sengal, aku tidak lupa meninggalkan cupang juga di payudara kirinya yang sangat lembut.

Lalu aku tarik wajahku dari dadanya, adu duduk disamping tubuhnya yang berbaring. Bulir keringat mulai membasahi wajahnya yang putih,
nafasnya tersengal, matanya terpejam, bibirnya terbuka sedikit. Rok bagian kiri sudah terangkat sampai ke perut, menyisakan pemandangan
paha putih jenjang yang indah, namun betisnya tertutup kaos kaki yang cukup panjang. Tangan kananku masuk ke bawah kedua lututnya,tangan
kiriku masuk ke dalam lehernya, aku pun memagutnya lagi dan dia paham apa yang kumaksud. Dia kalungkan kedua tangannya ke belakang
kepalaku.

“Jangan disini ya sayang.. kita masuk ke dalam..” ujarku sambil mengangkatnya.

bibir kami tak henti berpagutan. Lalu aku rebahkan tubuhnya ke kasur busa. Nafasnya tersengal-sengal, kedua tangannya meremas sprei kasurnya
itu. Kini aku berada dikedua kakinya, aku coba tarik roknya sampai sebatas pertu dan aku kangkangkan kakinya. Ciumanku mendarat di bagian
bawah perut,

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

“eengg…ahh..” aku tau dia merasa geli dan terangsang hebat, sambil kedua tanganku mencoba menurunkan celana dalamnya. Gerak tubuhnya
pun tidak menggambarkan penolakan, bahkan dia agak mengangkat pantatnya. Ketika tanganku mencoba melepas celana dalamnya sehingga
mudah dilewati bagian pantat dan tidak berapa lama terlepas sudah celana penutup itu. Vagina muda berwarna pink yang sangat indah, ditumbuhi
bulu halus yang rapih.

Cerita sex 3

Tapi aku tidak ingin buru-buru, aku ingin Maya membiasakan suasana dulu. Ciuman ku jatuh ke pahanya, kebagian sensitif paha belakang
sambil mengangkat kakinya keatas. lalu pada saat yang tepat aku mulai turunkan ciumanku diantara selangkangannya.

“kaakk..ahh”, aku mencoba menjilati bagian luar vaginanya dari bawah keatas, vagina itu mulai basah dan lembab dan basah.

Lalu aku renggangkan lebih luas lagi kakinya, dan aku temukan lubang kewanitaannya yang masih sempit namun berwarna merah seakan
bekas luka atau lecet. Aku tidak memperdulikannya, karena aku melihat cairan bening meleleh dari dalam lubang kewanitaan Maya, lalu
aku jilati dan lidahku pun nakal mencoba masuk ke dalam lubang kewanitaan itu, terus mencari dan mencari.. lalu kecupanku pindah keatas
menemukan benjolan kecil tepat di bawah garis vagina atas, aku gigit kecil, aku cium aku sedot, tidak ketinggalan tangan kananku mencoba
sedikit demi sedikit masuk ke vaginanya,

“aahhhh…uuhhh..mhh..phhh…ahhh…kakak…aduuuh…aahh…aah..” kepalanya bergeleng tidak teratur ke kanan dan kekiri. kedua tangannya
semakin kuat mengenggam sprei yang dikenakan pada kasur busa tersebut.

Ciumanku semakin kuat dan ganas, cairan kewanitaan semakin deras keluar dari lubang kewanitaan Maya. Secara bergantian lidahku merangsang
lubang vagina dan klirotisnya, dan tangan kananku pun tidak tinggal diam. Jika lidahku merangsang klitorisnya maka jari kananku berusaha merangsang lubang vaginannya, juga ketika lidahku bermain-main dan mencoba masuk lebih dalam ke lubang vagina, jempol tanganku meregang
dengan menggesek-gesek dan menekan-nekan klitorisnya Maya,

“Aaahhh…aaaaa…uuuu…enhhhh…eee mmm…ahh..aaa…” Tangan kanannya sekarang meremas-remas rambutku dan menekan kepalaku agar lebih dalam lagi mengeksplorasi vaginanya.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

sekitar 15 menit aku menjilati vaginanya, dia menjambak rambutku dan kemudian mendorongku. Sekarang posisi kami sama-sama duduk, nafasnya tersengal-sengal tapi sekarang dia berana membuka matanya menatapku, keringat mengucur dari tubuh kami. Tiba-tiba bibirnya langsung menyerbu bibirku, ciuman kali ini amat liar terkadang gigi kami beradu. lidah kami saling bertukar ludah, lidahku coba masuk ke rongga mulutnya, menjilati dinding-dinding mulutnya. Aku sangat kaget ketika tangannya menarik kaosku keatas, melewati mulut kami yang tengah beradu, kemudian ciumannya turun ke leherku dan kedadaku. Tangannya tidak berhenti sampai disitu, dia mulai membuka ikat pinggang celanaku, saat bibirnya masih menciumi dadaku, tangannya menurunkan celanaku dan kemudian ke celana dalamku.

Penisku yang diameternya 6 cm dan panjangnya 20 cm mengacung tegak, kini tangan kanannya menggenggam penisku, aku pun berdiri dan kini wajahnya berada didepan penisku beberapa senti saja. ku lihat dia menelan ludah, apa mungkin dia kaget dengan ukuran ini atau mungkin dia masih ragu melakukan ini. Aku pegang kepalanya masih menggunakan jilbab putih yang mulai kusut. kudekatkan penisku dengan bibirnya, bibirnya masih tertutup ketika ujung penisku menempel pada bibirnya, mungkin dia masih bingung apa yang dilakukannya,

“Kulum sayang..ciumi sayang..ayo..” lalu dia buka bibirnya sedikit dan mencium ujung penisku, kaku, tapi menimbulkan sensasi dahsyat, selain karena bibirnya yang lembut, hangat dan basah menyentuh ujung penisku, melihat seorang wanita yang masih berpakaian lengkap dengan jilbabnya itu hal yang belum pernah aku rasakan sebelumnya,

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

“cuup.. mppuhmm.. uhhmm..” bibirnya berkali-kali mengulum ujung penisku, sedikit demi sedikit kulumannya semakin masuk.

Aku lihat dia masih kaku dan belum lihai melakukan itu, tapi bagiku sensasi luar biasa.

“mhh..aauuuummm..uummhh”.

Akhirnya mulutnya berani memasukkan penisku, walau tidak sampai masuk semua, karena penisku terlalu panjang dan itu akan menyakitkannya,

“shh..ahh..terus Maya keluar masukin..” Maya pun mengikuti perintahku dia memaju mundurkan kepalanya.

“aahh…sayang.. terus”.

“mhh..uhmh hh..cuuuppp..muuh” Maya terus melakukan aktivitasnya.

Hanya 5 menit lalu dia berhenti,

“Kak.. Maya ngga tahan..” diapun menarik tubuhku dan aku kini sama-sama duduk berhadapan.

Aku tahu dia dalam kondisi puncak, dia tidak dapat lagi menahan libidonya, aku pun merebahkannya dan menindihnya. Aku regangkan kedua kakinya. Maya tampak pasrah dia memandangiku dan mengambil sesuatu di dompet. Ya, aku selalu sedia kondom di dompet setelah ku buka dan kupasangkan, Maya menampik tanganku,

“ngga usah pake itu kak.. aku ingin jadi milik kakak seutuhnya”. aku tersentak dengan ucapannya,

“Kamu yakin Maya?” Maya mengangguk.

Kini kuarahkan penisku mendekati lubang kewanitaannya,

“Tahan ya Maya..agak sakit..” tangan kananku mengenggam batang penis dan digesek-gesekkan pada klitoris dan bibir kemaluannya, hingga Maya merintih-rintih kenikmatan dan badannya tersentak-sentak. Aku terus berusaha menekan penisku kedalam vagina Maya yang sudah sangat basah itu.

Perlahan-lahan kepala penisku menerobos masuk membelah vagina Maya,

“Tahan kaak..sakiit..” dia merintih sambil menggigit bibir bawahnya.

Aku pun menghentikan kegiatanku sementara, sambil menunggu aku maju mundurkan kepala penisku ke bibir kemaluannya supaya bibir kemaluannya mulai menyesuaikan. Matanya masih terpejam dan terus menggigit bibir bawahnya, nafasnya tersengal. Sedikit demi sedikit aku masukkan kembali, pelan tapi pasti. Setiap penisku masuk Maya melenguh kesakitan. Vaginanya masih sempit tapi tanpa halangan penisku mulai masuk kedalam. Dengan kasar aku tiba-tiba menekan pantatku kuat-kuat ke depan sehingga pinggulku menempel ketat pada pinggul Maya. Dengan tak kuasa menahan diri dan berteriak, mungkin sakit. Dari mulut Maya terdengar jeritan halus tertahan,

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

“Aduuuh!.., oooooohhh.. aahh… sakii…t kaak..”, disertai badannya yang tertekuk ke atas dan kedua tangan Maya mencengkram dengan kuat pinggangku.

Beberapa saat kemudian aku mulai menggoyangkan pinggulku, mula-mula perlahan, kemudian makin lama semakin cepat dan bergerak dengan kecepatan tinggi diantara kedua paha halus gadis tersebut. Maya berusaha memegang lenganku, sementara tubuhnya bergetar dan terlonjak dengan hebat akibat dorongan dan tarikan penisku pada vaginanya, giginya bergemeletuk dan kepalanya menggeleng-geleng ke kiri kanan di atas meja. Maya mencoba memaksa kelopak matanya yang terasa berat untuk membukanya sebentar dan melihat wajahku, dengan takjub, Maya berusaha bernafas dan ,

“Kaa..kk..,aahh…,ooohhh…,ssshh”. sementara aku terus memompa batang penisku di vaginanya.

Maya sungguh tak kuasa menahan untuk tidak merintih setiap kali aku memompa penisku maju mundur, gesekan demi gesekan dinding liang vaginanya. Setiap kali aku menarik penisku keluar, dan menekan masuk penisku ke dalam vagina Maya, klitoris Maya terjepit pada batang penisku dan terdorong masuk kemudian tergesek-gesek dengan batang penisku yang berurat itu.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Hal ini menimbulkan suatu perasaan geli yang dahsyat, yang mengakibatkan seluruh badan Maya menggeliat terlonjak, sampai badannya tertekuk ke atas menahan sensasi kenikmatan yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Sementara tanganku yang lain tidak kubiarkan menganggur, Tanganku merengkuh punggungnya yang melengkung menahan nikmat, kemudian aku geserkan jilbabnya dan terlihat dua payudara indahnya yang sembunyi dibalik kemeja yang sudah terbuka kancing bagian atasnya, BH nya pun sudah tersingkap keatas menambah sensualitas pemandangan saat itu. Aku tarik punggungnya sehingga masih melengkung ke atas, aku pun terus bermain-main pada bagian dada Maya , mencium dan menggigit kedua payudara Maya secara bergantian. Ia berusaha menggerakkan pinggulnya, akanpaha,bokong,dan kakinya mati rasa. Tapi ia mencoba berusaha membuatku segera mencapai klimaks dengan memutar bokongnya, menjepit pahanya, dan aku terus menyodok vaginanya dan tidak juga mencapai klimaks.

Ia memiringkan kepalanya, dan terdengar erangan panjang keluar dari mulutnya yang mungil,

“Oooohh.., ooooohhh…., aahhmm….sssttthh!”. Maya semakin erat mendekap kepalaku agar semakin rekat dengan payudaranya, aku tahu pelukan itu adalah penyaluran dari rasa nikmat dan klimaks yang mungkin sebentar lagi dia rasakan.

Kedua pahanya mengejang serta menjepit dengan kencang, menekuk ibu jarinya kakinya, membiarkan bokongnya naik turun berkali-kali, keseluruhannya badannya berkelonjotan, menjerit serak dan…, akhirnya larut dalam orgasme tota yang dahsyat melandanya, diikuti dengan sesuatu kekosongan melanda dirinya dan keseluruhan tubuhnya merasakan lemas seakan-akan seluruh tulangnya copot berantakan. Maya terkulai lemas tak berdaya diatas kasur dengan kedua tangannya terlentang dan pahanya terkangkang lebar-lebar dimana penisku tetap terjepit didalam liang vaginanya. Itu lah pertama kali dia merasakan indahnya orgasme.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Selama proses orgasme yang dialami Maya ini berlangsung, memberikan suatu kenikmatan yang hebat dirasakan olehku, dimana penisku yang masih terbenam dan terjepit di liang vaginanya Maya dan merasakan sensasi yang luar biasa, batang penisku serasa terbungkus dengan keras oleh sesuatu yang lembut licin yang terasa mengurut-urut seluruh penisku, terlebih-lebih pada bagian kepala penisku setiap terjadi kontraksi pada dinding vagina Maya, yang diakhiri dengan siraman cairan panas.

Perasaanku seakan-akan menggila melihat Maya yang begitu cantik itu tergeletak pasrah tak berdaya dihadapannya dengan kedua paha yang halus mulus terkangkang dan bibir kemaluannya yang kuning langsat mungil itu menjepit ketat batang penisku.

Tidak sampai disitu, beberapa menit kemudian Aku membalik tubuh Maya yang lemas itu sehingga Maya setengah berdiri tertelungkup didepan dengan kaki terjurai kelantai, sehingga posisi menungging kearahku. Aku ingin melakukan gaya doggy style, tanganku kini lebih leluasa meremas-remas kedua buah payudara Maya yang kini menggantung ke bawah, tanganku menyusup lewat kemeja bagian bawah. Dengan kedua kaki setengah tertekuk, secara perlahan-lahan aku menggosok-gosok kepala penisku yang telah licin oleh cairan pelumas yang keluar dari dalam vagina Maya dan menempatkan kepala penisku pada bibir kemaluan Maya dari belakang.

Dengan sedikit dorongan, kepala penisku membelah dan terjepit dengan kuat oleh bibir-biri kemaluan Maya, Maya melengguh agak kencang,

“Aagghh…” ketika penisku mulai menyeruak ke dalam vaginanya lagi.

Kedua tanganku memegang pinggul Maya dan mengangkatnya sehingga ke atas posisi bagian bawah badan Maya tidak terletak pada dipan lagi, hanya kedua tangannya yang masih tertumpu dikasur.

Kedua kaki Maya dikaitkan pada pahaku. Kutarik pinggul Maya kearahku, berbarengan dengan mendorong pantatnya kedepan, sehingga disertai keluhan panjang yang keluar dari mulut Maya,

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

“Ooooohhh…aahhh..sshhh…ahhh…!. penisku tersebut terus menerobos masuk ke dalam liang vaginanya dan kau terus menekan pantatnya sehingga perutku menmpel ketat pada pantat Maya yang setengah terangkat. Aku memainkan pinggulnya maju mundur dengan cepat sambil mulutku mendesis-desis keenakan merasakan penisku terjepit dan tergesek-gesek didalam lubang vagina Maya yang ketat itu,

“Ahh…ahh…ahhh..kakk…aa..duuuhhh…mhhh..terus” mulutnya terus mengaduh, tanda nikmat tiada tara yang dia rasakan.

Tubuhnya maju mundur terdorong desakan penisku. Karena bagian pantat lebih tinggi dari kepala sehingga kemejanya turun ke bawah memperlihatkan punggung mulus dan putih yang sebelumnya tidak pernah dilihat siapapun. Tangannya sambil terus meremas sprei dan merebahkan kepalanya dikasu,

“shhhh…ahhh…kak..aduuhh..kk..ak..” semakin kencang teriakannya semakin menunjukkan kalau dia akan merasakan klimaks untuk kedua kalinya.

Akupun mempercepat doronganku,

“terus…kak..ahh..jangan berhenti…ahhh…kak…” Maya meracau semakin tidak karuan dan..diapun mendongakkan kepalanya ke atas disertai lenguhan panjang,

“aaaaaaaaaaa……..hhhhh…” dia klimaks untuk kedua kalinya.

Aku cabut penisku dari lubang vaginanya, aku lihat cairan bening semakin banyak meleleh dari vaginanya. Tubuhnya melemas dan lunglai ketika aku lepaskan. Nafasnya tersengal, pakaian dan jilbabnya kusut tak karuan. Keringat membuat pakaian dia yang tidak dilepas menjadi basah.

Setelah aku biarkan dia istirahat beberapa menit sambil meresapi orgasme untuk kedua kalinya. Aku merubah posisi permainan, dengan duduk disisi tempat tidur dan Maya kutarik duduk menghadap sambil mengangkang pada pangkuanku. Aku menempatkan penisku dan bibir kemaluan Maya yang tampak pasrah dengan perlakuanku, Lalu aku mendorong sehingga kepala penisku masuk terjepit dalam liang vagina Maya, sedangkan tangan kiriku memeluk pinggul Maya dan menariknya merapat pada badanku, sehingga perlahan-lahan tapi pasti penisku menerobos masuk ke dalam liang vagina Maya. Tangan kakanku memeluk punggung Maya dan menekannya rapat-rapat hingga kini badan Maya melekat pada badanku. Kepala maya tertengadah keatas, pasrah dengan matanya setengah terkatup menahan kenikmatan yang melandanya sehingga dengan bebasnya mulutku bisa melumat bibir Maya yang agak basah terbuka itu.

Cerita sex 4

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Dengan sisa tenaga Maya mulai memacu dan terus menggoyang pinggulnya, memutar-mutar ke kiri dan kenan serta melingkar, sehingga penisku seakan diaduk-aduk dalam vaginanya sampai terasa diperutnya. Karena stamina yang sudah terkuras dengan dua kali klimaks yang didapatnya, goyangan Maya semakin melemah. Aku pindahkan kedua tanganku ke arah pinggangnya dan tanganku mulai membantu mengangkat dan mendorong pinggul Maya agar terus bergoyang. Aku lihat penisku timbul tenggelam dibekap lubang vaginanya yang hangat. Rintihan tak pernah berhenti keluar dari mulutnya,

“shh…ah…sshhh..ahhh…” goyangannya teratur, setelah sekian lama dengan posisi itu, Maya mulai bangkit lagi libidonya, dengan tenaga sisa dia mulai membantuku dengan menggerakkan pinggulnya lebih cepat lagi. Kedua tangannya kini merangkul pelaku dan membenamkannya ke kedua payudaranya yang besar dan halus. Aku tahu dia akan mengalami klimaks yang ketiga. Kukulum payudaranya, Kepala Maya menengadah merasakan nikmat yang tiada tara atas rangsangan pada dua titik tersensitifnya. Tak berselang kemudian, Maya merasakan sesuatu yang sebentar lagi akan kembali melandanya. Maya tak peduli lagi dengan gerakannya yang agak brutal ataupun suaranya kadang-kadang memekik menahan rasa sakit yang luar biasa itu. Dan ketika klimaks itu datang lagi, Maya tak peduli,

“Aaduuuuhhh…eeeeehm…kaak…ahhhh” Maya memekik sambil menjambak rambutku dengan kencang. Dunia serasa berputar. Sekujur tubuhnya mengejang, terhentak-hentak diatas pangkuanku.

kemudian ku gendong dan kuletakkan Maya di tepi kasur, kedua kakinya terjulur kelantai. Aku mengambil posisi diantara kedua pahanya dan kukangkangkan, dengan tangan kananku menuntun penisku ke dalam lubang vagina Maya. Aku mendorong penisku kedalam dan menekan badannya. Desah nafasnya mendengus-dengus seperti kuda liar, sementara goyangan pinggulnya pun semakin cepat dan kasar. Peluhnya sudah membasahi sekujur tubuhnya dan tubuh Maya yang terkapar lemas dan pasrah terhadap apa yang akan ku lakukan.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Badan maya itu terlonjak-lonjak mengikuti tekanan dan tarikan penisku. Maya benar-benar telah KO dibuat benar-benar tidak berdaya, hanya erangan-erangan halus yang keluar dari mulutnya disertai pandangan memelas sayu, kedua tangannya mencengkram sprei. Dan aku sekarang merasa sesuatu dorongan yang keras seakan-akan mendesak dari dalam penisku habis pada pinggul gadis yang telah tidak berdaya itu, sehingga buah pelirku menempel ketat dan batang penisku terbenam seluruhnya di dalam liang vagina Maya. Dengan sesuatu lenguhan panjang,

“Sssshh….,ooohhh!” sambil membuat gerakan memutar pantatnya, aku merasakan denyutan kenikmatan dan ku keluarkan air maniku didalam lubang vagina Maya.

Ada kurang lebih lima detik aku tertelungkup diatas badan Maya, dengan seluruh tubuhku bergetar hebat dilanda kenikmatan orgasme yang dahsyat itu. Dan pada saat yang bersamaan Maya yang telah terkapar lemas tak berdaya itu merasakan suatu cairan hangat dan kental itu menyiram ke seluruh rongga vaginanya.

CERITA XEX AKU MENIKMATI PERAWATKU YANG BAHENOL

Aku melihatnya lemas dengan jilbab dan pakaian yang sudah nggak karuan bentuknya lagi. melihatnya menunduk sedih sambil menangis. Aku paham, gadis seperti dia tidak mungkin mudah untuk melakukan hal ini, tapi kali ini aku benar-benar membuatnya tak berdaya dan mengikuti nafsu duniawi,

“Kak…” dia membuka percakapan ditengah hening kami menikmati pertempuran yang baru saja dimulai.

“Ya sayang…”

“Kakak mau tanggung jawab kan?”.

“Kakak mau menikahi Maya kan?” suaranya terdengar parau.

Aku tersentak aku tak menyangka kalau dia langusng mengatakan itu. Tapi benar-benar aku tidak tega melihat kondisinya yang sudah menyerahkan semuanya kepadaku. Aku ingin memilikinya dan mengakhiri semua kebiasaan burukku. Aku berjanji akan meninggalkan pacarku kalau Maya mau menikah denganku, kenyataanya sekarang itu sudah didepan mata.

“I..iya..Maya.. kakak akan tanggung jawab.. kakak akan menikahi kamu” sahutku. Dalam wajah sedihnya kulihat bibirnya menyunggingkan sedikit senyum. Dan kami pun tertidur dengan saling memeluk seakan berharap agar pagi tak segera hadir